Penguatan Literasi Sekolah dalam Meningkatkan Minat Baca Siswa Melalui Program LENTERA di SMP Negeri 1 Windusari
DOI:
https://doi.org/10.61722/japm.v4i5.12748Keywords:
Bahan Bacaan, Budaya Membaca, Literasi, Minat Baca, Program LENTERAAbstract
Rendahnya minat baca siswa dan minimnya variasi bahan bacaan menjadi penyebab permasalahan literasi di SMP Negeri 1 Windusari. Kondisi tersebut mendorong mahasiswa Magang Kependidikan Terintegrasi (MKT) Universitas Tidar untuk mengadakan program LENTERA (Literasi untuk Generasi Cerdas dan Berkarya), sebagai salah satu usaha untuk mengatasi permasalah yang terjadi di SMP Negeri 1 Windusari. Menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan data berupa jurnal literasi siswa kelas VIII dan pengamatan secara langsung, penelitian ini hadir dengan tujuan mendeskripsikan pelaksanaan program LENTERA untuk mendukung pembiasaan membaca siswa dan bagaimana keterlibatan siswa dalam kegiatan literasi. Pelaksanaan program ini meliputi beberapa tahapan, yaitu pengumpulan donasi buku, sosialisasi, penyerahan buku, uji coba, dan pelaksanaan membaca setiap hari jum’at selama 15 menit di awal jam pertama. Hasil pelaksanaan menunjukkan bahwa siswa memiliki ketertarikan dalam kegiatan membaca ketika bahan bacaan yang tersedia lebih beragam. Namun, masih ditemukan permasalahan ketika pelaksanaannya, misalnya siswa yang menyalin informasi dari buku, perbedaan minat terhadap bahan bacaan, perbedaan waktu ketika selesai membaca, dan terbatasnya pemahaman siswa terhadap bahan bacaan bahasa Inggris. Pengisian jurnal literasi dapat digunakan sebagai alat monitoring untuk mengetahui seberapa jauh pemahaman siswa terhadap bahan bacaan. Oleh karena itu, program LENTERA memerlukan evaluasi bahan bacaan, pendampingan guru, pengembangan jurnal literasi, dan evaluasi kegiatan secara berkala agar pembiasaan ini dapat berkembang menjadi budaya literasi yang berkelanjutan.
References
Afrilia, R. (2024). Kontribusi Perpustakaan Sekolah Terhadap Peningkatan Literasi Membaca Siswa Kelas IV Sekolah Dasar. Jurnal Pemikiran Dan Pengembangan Sekolah Dasar (JP2SD), 12(2), 339-354. https://doi.org/10.22219/jp2sd.v12i2.34893
Akbar, D. M., Naida, W., & Sundara, A. D. (2025). Implementasi Gerakan 15 Menit Membaca di Lingkungan SMP Yakha Garut: Dampaknya terhadap Kesadaran Literasi. SEWAGATI: Jurnal Pengabdian Masyarakat Indonesia, 4(3), 270–280. https://doi.org/10.56910/sewagati.v4i3.3166
Farida, I. (2025). Penguatan minat membaca melalui gerakan “Kacakarya” (Kami Membaca Kami Berkarya) kelas IV di SDN Padarincang 1. Jurnal Pendidikan Dasar PerKhasa: Jurnal Penelitian Pendidikan Dasar, 11(2), 1357–1365. https://doi.org/10.31932/jpdp.v11i2.4938
Hamzah, A., Rauf, W., Ul Haq, M. Z., & Nur, A. M. (2025). An experimental study on the role of narrative text in enhancing student motivation in reading comprehension. Jurnal Edukasi Saintifik, 5(1), 1–17.
Jasmine, D. F., Sunaengsih, C., & Syahid, A. A. (2024). Analisis program budaya literasi dalam peningkatan minat baca siswa. Jurnal Pendidikan Dan Pembelajaran Bahasa Indonesia, 13(1), 80-89
Kartini, A., & Hermansah, I. (2021). Gerakan literasi sekolah dengan model MLM dalam meningkatkan minat baca siswa. Jurnal Pendidikan Dasar Nusantara, 6(2), 83–93. https://doi.org/10.29407/jpdn.v6i2.14534
Maharsi, I., Sugirin, & Ashadi. (2024). EFL students’ motivational currents during extensive reading programs: A retrodictive qualitative modelling. Studies in English Language and Education, 11(1), 23–40. https://doi.org/10.24815/siele.v11i1.30185
NAILUFAR, Y. (2022). Pengaruh Literasi Terhadap Minat Baca Siswa Kelas IV Pada Mata Pelajaran Bahasa Indonesia Di SDN Keboananom Sidoarjo (Doctoral dissertation, UNIVERSITAS PGRI ADI BUANA SURABAYA).
Nugroho, C. D. A., & Mawardi. (2024). Evaluasi program literasi membaca sekolah dasar di SD Negeri 1 Kedungjati menggunakan model Goal-Free Evaluation. Nusantara: Jurnal Pendidikan Indonesia, 4(3), 635–644. https://doi.org/10.14421/njpi.2024.v4i3-2
Oktaviani, E. C. (2024). Evaluasi program literasi dengan model CIPP di MTSN 2 Kota Bekasi. Allimna: Jurnal Pendidikan Profesi Guru, 3(2), 34–50. https://doi.org/10.30762/allimna.v3i02.2005
Permatasari, A. D., Iftitah, K. N., Sugiarti, Y., & Anwas, E. O. M. (2022). Peningkatan literasi indonesia melalui buku elektronik. Kwangsan: Jurnal Teknologi Pendidikan, 10(2), 261-282.
Putriani, I., & Wahyuni, E. D. (2019). Gaining students’ literacy through local wisdom of Blitar: Implementing of Gerakan Literasi Sekolah (GLS). Jurnal Iqra’: Kajian Ilmu Pendidikan, 4(2), 265–284. https://doi.org/10.25217/ji.v4i2.611
Rahmadanita, A. (2022). Rendahnya literasi remaja di Indonesia: masalah dan solusi. Jurnal Pustaka Ilmiah, 8(2), 55-62.
Riyanti, A., & Rahmi, S. (2024). Gerakan literasi di sekolah dasar dalam meningkatkan minat baca siswa. Bahtera Indonesia: Jurnal Penelitian Bahasa dan Sastra Indonesia, 9(1), 210–226. https://doi.org/10.31943/bi.v9i1.598
Sadli, M. (2019). Analisis Pengembangan Budaya Literasi Dalam Meningkatkan Minat membaca Siswa di Sekolah Dasar. Malang. TERAMPIL: Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Dasar
Sanga, L. D., & Wangdra, Y. (2023, September). Pendidikan adalah faktor penentu daya saing bangsa. In Prosiding Seminar Nasional Ilmu Sosial Dan Teknologi (SNISTEK) (Vol. 5, pp. 84-90).
Sarafian, S. (2026). Upaya Guru Dalam Meningkatkan Minat Membaca Dan Menulis Siswa Di SDN 12 Sarae Kota Bima. Pendas: Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar, 11(02), 250-267. https://doi.org/10.23969/jp.v11i02.49054
Sari, N. (2025). Pengertian pendidikan. Dasar-Dasar Pendidikan, 3.
Sugiyono. (2018). Metode penelitian kualitatif: Untuk penelitian yang bersifat eksploratif, interpretif, interaktif dan konstruktif. Alfabeta.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 JURNAL AKADEMIK PENGABDIAN MASYARAKAT

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.










