Penguatan Kesiapan Masyarakat Dalam Pelaksanaan Tajhizul Mayit Melalui Praktik Keagamaan Di Desa Payabujing Kecamatan Huristak Kabupaten Padang Lawas

Authors

  • Abdul Haris Nst Sekolah Tinggi Agama Islam Negeri Mandailing Natal
  • Arief Rahman Siregar Sekolah Tinggi Agama Islam Negeri Mandailing Natal
  • Hotlatipah Siregar Sekolah Tinggi Agama Islam Negeri Mandailing Natal
  • Juskamnur Dlt Sekolah Tinggi Agama Islam Negeri Mandailing Natal
  • Nia Audina Sitorus Sekolah Tinggi Agama Islam Negeri Mandailing Natal
  • Nurul Hudayanti Harahap Sekolah Tinggi Agama Islam Negeri Mandailing Natal
  • Putri Yasin Nst Sekolah Tinggi Agama Islam Negeri Mandailing Natal
  • Riski Fadilah Rangkuti Sekolah Tinggi Agama Islam Negeri Mandailing Natal
  • Risky Yaskinah Lubis Sekolah Tinggi Agama Islam Negeri Mandailing Natal
  • Suaibatul Mardiyah Sekolah Tinggi Agama Islam Negeri Mandailing Natal
  • Nur Hasanah Sekolah Tinggi Agama Islam Negeri Mandailing Natal

DOI:

https://doi.org/10.61722/japm.v4i5.12783

Keywords:

Tajhizul Mayit, Fardhu Kifayah, Kesiapan Masyarakat, Praktik Keagamaan, Regenerasi

Abstract

Tajhizul mayit merupakan salah satu kewajiban fardhu kifayah dalam Islam yang meliputi memandikan, mengkafani, menshalatkan, dan menguburkan jenazah. Penguasaan pengetahuan dan keterampilan dalam pengurusan jenazah penting bagi masyarakat karena pelaksanaannya membutuhkan pemahaman yang benar sekaligus kemampuan praktik. Di Desa Payabujing, sebagian masyarakat masih memiliki keterbatasan dalam memahami dan melaksanakan tata cara tajhizul mayit secara mandiri. Pengurusan jenazah ketika terjadi kematian masih banyak bergantung pada orang-orang tertentu yang telah berpengalaman, sedangkan sebagian dari mereka telah berusia lanjut dan belum tersedia pelatihan tajhizul mayit yang dilaksanakan secara rutin. Kegiatan ini bertujuan mendeskripsikan pelaksanaan edukasi dan praktik tajhizul mayit sebagai upaya memperkuat kesiapan masyarakat Desa Payabujing dalam melaksanakan fardhu kifayah. Kegiatan menggunakan metode deskriptif dengan pendekatan partisipatif. Pelaksanaan dilakukan pada 25 Juli 2026 melalui penyampaian materi, demonstrasi, praktik langsung, diskusi, dan tanya jawab bersama masyarakat. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa praktik langsung memberikan pengalaman kepada masyarakat dalam memahami tahapan pengurusan jenazah dan meningkatkan kesempatan warga untuk terlibat secara langsung. Kegiatan juga menjadi langkah awal dalam mengurangi ketergantungan terhadap pengurus tertentu serta mendorong regenerasi pengetahuan dan keterampilan pengurusan jenazah. Dengan demikian, kegiatan pelatihan dan praktik tajhizul mayit perlu dilakukan secara berkelanjutan agar kesiapan dan kemandirian masyarakat dalam melaksanakan fardhu kifayah dapat terus diperkuat.

References

Anwar, Rosyida Nurul, Shafira, Arini Dwi, Ningrum, Linda Septia, Puspitarini, Widya Ayu, Putri, Renita Luthfiani, & Azizah, Wahidhatun Nur. (2023). Pelatihan Pemulasaraan Jenazah bagi Kelompok Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga di Desa Sidomulyo. Jumat Keagamaan: Jurnal Pengabdian Masyarakat, 4(1), 40–45. https://doi.org/10.32764/abdimasagama.v4i1.3496

Arsyad, M. Riswan, & Irmayanti, Irmayanti. (2025). Pelatihan Pengurusan Jenazah Sesuai Syariat Islam di Desa Cammilo. KHIDMAH: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, 2(1), 9–15. https://doi.org/10.46367/khidmah.v2i1.2394

Khojir, Sabrina, Elsa, Syafaat, M. Yogh., Wulandari, Ririn Fairus, Agussetianingsih, Tri, Asmara, Tri, & Dewi, Yasmin Aulia. (2023). Pemberdayaan Masyarakat Desa Sebakung Jaya Melalui Pelatihan Fardhu Kifayah untuk Pengurusan Jenazah. SIMAS: Jurnal Pengabdian Masyarakat, 1(2), 119–125. Retrieved from https://journal.uinsi.ac.id/index.php/SIMAS/index

Mahmudah, Siti. (2022). Pelatihan Pengurusan Jenazah Secara Syar’i Bagi Muslimat NU Ranting Tosaren Kelurahan Tosaren Kota Kediri. 5, 521.

Manto, Anggini, Deska, Sahpitri, Dilen, Satria, Elvin, Handini, Hernando, Jelly, Rahmani, Putri, Mentari Dwi, Dewi, Rahmipa Sulistiya, Dewi, Ratih Mustika, & Budiarti, Suci Lela. (2025). Pelatihan Pengurusan Jenazah Menurut Mazhab Imam Syafi ’ i. Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Nusantara (JPkMN), 6(2), 1900–1905.

Muhammad Al Qori, Wahyu Nur Iman, Fadlan Fahamsyah. (2025). Pelatihan dan Pendampingan dalam Pengurusan Jenazah bagi Warga Dusun Blimbing,. 2(01), 27–36.

Ridho, Muhammad Mukharrom, Zuhdi, Syaifuddin, & Amrulloh, Muhamad. (2024). Pemulasaraan Jenazah Infeksus Sesuai Kaidah Medis dan Syari (Pelatihan Pemulasaraan Jenazah di Dukuh Tlangu, Desa Ketitang, Kecamatan Nogosari, Kabupaten Boyolali, Jawa Tengah). Khairukum : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, 1(1), 29. https://doi.org/10.58438/khairukum.v1i1.204

Rohmah, Aisyah Ainuur, Anggraini, Atika, Safitri, Nadia Salsa, Rosaail, Aalim, Ahnaf, Muhammad, Qois, Ibnu, & Izzuddin, Muhammad Hafidz. (2024). 60.+Production_Aisyah+Ainuur+Rohmah-1. 2(6), 2243–2251.

Suhari, Suhari, & Muspian, Muspian. (2021). Pelatihan Pengurusan Jenazah Di Desa Sebangun. Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, 1(1), 19–30. https://doi.org/10.37567/pkm.v1i1.868

Zakaria. (2024). Pelatihan Pengurusan Jenazah Bagi Warga Rw Xi Kelurahan Tulusrejo Kecamatan Lowokwaru Kota Malang. Jurnal Pengabdian Polinema Kepada Masyarakat, 11(1), 11–13. https://doi.org/10.33795/jpkm.v11i1.3268

Downloads

Published

2026-09-23

Issue

Section

Articles