Pemberdayaan Kelompok Tani Ternak Sayuk Rukun Melalui Pemanfaatan Limbah Kotoran Sapi Menjadi Pupuk Organik Padat di Desa Sukorejo

Authors

  • Adjie Eza Poetra Universitas Sebelas Maret
  • Alya Azizah Universitas Sebelas Maret
  • Alya Qomalasari Universitas Sebelas Maret
  • Aprilia Pamuji Universitas Sebelas Maret
  • Firdausi Hanifa Zayniputri Universitas Sebelas Maret
  • Hudha Aulya Lutfiona Universitas Sebelas Maret
  • Luthfiah Resti Hikmahita Universitas Sebelas Maret
  • Meyshaulla Salma Retyas Universitas Sebelas Maret
  • Putri Nurraini Mei Setiani Universitas Sebelas Maret
  • Salma Eliana Suryanto Universitas Sebelas Maret
  • Catur Sugiarto Universitas Sebelas Maret

DOI:

https://doi.org/10.61722/japm.v4i6.12962

Keywords:

Kotoran sapi, Pembuatan kompos, Pertanian berkelanjutan, Pupuk organik, Stardec

Abstract

Penumpukan limbah kotoran sapi di Desa Sukorejo menimbulkan permasalahan lingkungan berupa bau tidak sedap dan risiko pencemaran air akibat keterbatasan pengetahuan masyarakat dalam pengolahan limbah. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman dan keterampilan peternak dalam mengolah kotoran sapi menjadi pupuk organik padat guna mendukung pertanian berkelanjutan. Kegiatan dilaksanakan pada bulan Juli 2026 di Desa Sukorejo dengan melibatkan 25 anggota Kelompok Tani Ternak (KTT) Sayuk Rukun melalui metode sosialisasi, pengenalan produk, demonstrasi langsung, dan praktik bersama. Proses pembuatan memanfaatkan Stardec sebagai bioaktivator dan Dolomit sebagai penstabil pH, yang disertai pembalikan tumpukan serta pemantauan aerasi secara berkala. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa kematangan fisik kompos tercapai pada minggu keempat, ditandai dengan warna coklat kehitaman, tekstur gembur, beraroma tanah, dan ber-pH mendekati netral. Selain itu, inovasi pengemasan dan pelabelan produk berhasil memberikan nilai tambah dan daya saing pasar. Program ini efektif mengatasi dampak pencemaran lingkungan sekaligus memberikan wawasan wirausaha bagi peternak dalam mendukung sistem pertanian yang ramah lingkungan.

References

Andriany, A., Fahruddin, F., & Abdullah, A. A. (2018). Pengaruh jenis bioaktivator terhadap laju dekomposisi seresah daun jati Tectona grandis Lf, di wilayah Kampus Unhas Tamalanrea. Bioma: Jurnal Biologi Makassar, 3(2), 31-42.

Ausgustien, N., & Suhardjono, H. (2023). Fisiologi Media Tanam Berbasis Limbah Organik. Ponorogo: Uwais Inspirasi Indonesia.

Barrington, S., Choinière, D., Trigui, M., & Knight, W. (2002). Effect of carbon source on compost nitrogen and carbon losses. Bioresource technology, 83(3), 189-194.

Djuarnani, N., Kristiani, & Setiawan, B. (2005). Cara Cepat Membuat Kompos. Jakarta: Agromedia Pustaka.

Haug, R. T. (1993). The Practical Handbook of Compost Engineering. Florida: Lewis Publishers.

Indriani, Y. H. (2011). Membuat Kompos Secara Kilat. Jakarta: Penebar Swadaya Grup.

Kiryanto, K., Chrismianto, D., & Puskhah, E. (2018). Upaya Pemanfaatan Sumberdaya Pedesaan Berbasis Pengembangan Kelompok Peternak melalui Pengolahan Limbah Kotoran Menjadi Produk Energi Terbarukan dan Produk yang Bermanfaat untuk Kesejahteraan Masyarakat Desa Branjang Kabupaten Semarang. E-Dimas: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat, 9(2): 185-192.

Mumpuni, R. P., Pratama, A. J., Nurulhaq, M. I., Dewi, R. K., Wiraguna, E., Situmeang, W. H., ... & Mardisiwi, R. S. (2025). STRATEGI PENURUNAN EMISI METANA PADA PADI SAWAH ORGANIK SEBAGAI UPAYA OPTIMALISASI PERTANIAN BERKELANJUTAN. Jurnal Risalah Kebijakan Pertanian dan Lingkungan, 12(1), 38.

Novitasari, D., & Caroline, J. (2021, February). Kajian efektivitas pupuk dari berbagai kotoran sapi, kambing dan ayam. In Prosiding Seminar Teknologi Perencanaan, Perancangan, Lingkungan dan Infrastruktur (pp. 442-447).

Ratriyanto, A., Widyawati, S. D., Suprayogi, W. P., Prastowo, S., & Widyas, N. (2019). Pembuatan pupuk organik dari kotoran ternak untuk meningkatkan produksi pertanian. SEMAR (Jurnal Ilmu Pengetahuan, Teknologi, Dan Seni Bagi Masyarakat), 8(1), 9-13.

Setyorini, D., Saraswati, R., & Anwar, E. K. (2006). Kompos. Bogor: Balai Penelitian Tanah.

Shobib, A. (2020). Pembuatan Pupuk Organik Dari Kotoran Sapi Dan Jerami Padi Dengan Proses FermeIntan, R., Ferdiana, L. R., & Erwahyudin, D. D. (2024). Peningkatan Daya Saing melalui Inovasi Kemasan Olahan Singkong. Pedamas (Pengabdian Kepada Masyarakat), 2(05), 1322-1329.ntasi Menggunakan Bioaktivator M-Dec. Jurnal Inovasi Teknik Kimia, 5(1).

Suryati, T. (2014). Cara Bijak Mengolah Sampah Menjadi Kompos dan Pupuk Cair. Jakarta: AgroMedia.

Suwahyono, U. (2014). Cara Cepat Buat Kompos dari Limbah. Jakarta: Penebar Swadaya Grup.

Triawan, D. A., Nurwidiyani, R., Notriawan, D., & Mawarti, S. (2025). Pendampingan Pembuatan Kompos Kulit Kopi pada Petani Kopi di Desa Watas Marga Kecamatan Curup Selatan Kabupaten Rejang Lebong. Jurnal Pengabdian Masyarakat Bangsa, 3(1): 150-155.

Yunandra, Y., Armanda, M. A., Suka, D. G., Mahsa, A., Pratama, W. P., Reztiana, R., ... & Yunita, Y. (2023). Pembuatan Pupuk Kompos dari Kotoran Sapi di Desa Mekar Jaya. JURPIKAT, 4(3), 540-547.

Downloads

Published

2026-10-08

Issue

Section

Articles