Peningkatan Kapasitas Mahasiswa dalam Perencanaan Pengadaan Aset Daerah
-
DOI:
https://doi.org/10.61722/japm.v4i6.12992Keywords:
Administrasi Publik, Barang Milik Daerah, Kapasitas Mahasiswa, Pembelajaran Praktis, Perencanaan PengadaanAbstract
Pengelolaan Barang Milik Daerah (BMD) yang efisien dan akuntabel berawal dari perencanaan pengadaan aset yang tepat sasaran. Namun, pembelajaran administrasi aset publik di perguruan tinggi sering kali berfokus pada aspek teoritis tanpa memberi pengalaman praktis dalam simulasi penyusunan Rencana Kebutuhan Barang Milik Daerah (RKBMD). Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan kapasitas mahasiswa semester 5 Program Studi Ilmu Administrasi Negara dalam merencanakan pengadaan aset daerah sesuai dengan regulasi terkini. Metode yang diterapkan adalah pendekatan pembelajaran berbasis pengalaman, terdiri atas pelatihan interaktif, penyusunan dokumen RKBMD, simulasi studi kasus, serta evaluasi berbasis pre-test dan post-test. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan signifikansi pemahaman konseptual dan teknis mahasiswa, rata-rata nilai mahasiswa meningkat dari 54,25 (pre-test) menjadi 86,83 (post-test) dengan pencapaian N-Gain score sebesar 0,71 (kategori tinggi). Mahasiswa mampu mengidentifikasi kesenjangan aset, menerapkan prinsip value for money, dan memfinalisasi dokumen RKBMD yang baku
References
Astuti, P., & Setiawan, A. (2021). Penerapan prinsip value for money pada perencanaan pengadaan sarana dan prasarana publik. Jurnal Kebijakan dan Manajemen Publik, 9(2), 112–125. https://doi.org/10.21070/jkmp.v9i2.1432.
Hake, R. R. (1998). Interactive-engagement versus traditional methods: A six-thousand-student survey of mechanics test data for introductory physics courses. American Journal of Physics, 66(1), 64–74. https://doi.org/10.1119/1.18809
Hidayat, M., & Kusuma, A. W. (2023). Penguatan kompetensi mahasiswa administrasi publik melalui laboratorium simulasi pengadaan barang/jasa pemerintah. Jurnal Reformasi Administrasi, 10(2), 134–147. https://doi.org/10.31334/reformasi.v10i2.2890.
Kolb, D. A. (2014). Experiential learning: Experience as the source of learning and development (2nd ed.). Pearson Education.
Kementerian Dalam Negeri Republik Indonesia. (2016). Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 19 Tahun 2016 tentang Pedoman Pengelolaan Barang Milik Daerah.
Kementerian Dalam Negeri Republik Indonesia. (2024). Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 7 Tahun 2024 tentang Perubahan atas Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 19 Tahun 2016 tentang Pedoman Pengelolaan Barang Milik Daerah.
Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah. (2025). Peraturan Presiden Nomor 46 Tahun 2025 tentang Perubahan Kedua atas Peraturan Presiden Nomor 16 Tahun 2018 tentang Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah.
Rahmawati, E., & Setiawan, B. (2021). Perencanaan kebutuhan barang milik daerah dalam mendukung efisiensi anggaran belanja modal. Jurnal Akuntansi dan Keuangan Sektor Publik, 22(2), 145–158. https://doi.org/10.24843/JAKSP.2021.v22.i02.p04.
Santoso, H., & Suryani, I. (2022). Peran pendidikan etika sektor publik dalam mencegah fraud pengadaan barang/jasa pemerintah. Jurnal Integrasi Kebijakan Publik, 5(2), 77–89. https://doi.org/10.31506/jikp.v5i2.13201.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 JURNAL AKADEMIK PENGABDIAN MASYARAKAT

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.










