Intervensi Masalah Kesehatan Program SILUSI (Siluman Lenyapkan Hipertensi) di Lingkungan Siluman Kelurahan Purwaharja Kecamatan Purwaharja Kota Banjar Tahun 2026
DOI:
https://doi.org/10.61722/japm.v4i6.13233Keywords:
Hipertensi, Jahe Merah, Konsumsi Garam, Pemberdayaan Masyarakat, Program SILUSIAbstract
Hipertensi merupakan tantangan kesehatan masyarakat yang serius dengan angka kejadian tinggi di Kota Banjar. Berdasarkan diagnosis komunitas di Lingkungan Siluman, ditemukan 64 warga menderita hipertensi, dengan kebiasaan konsumsi makanan tinggi garam sebagai akar masalah utama. Penelitian ini bertujuan untuk menguraikan dan mengevaluasi implementasi program SILUSI (Siluman Lenyapkan Hipertensi) dalam meningkatkan pengetahuan, kesadaran, serta penerapan perilaku hidup sehat sebagai langkah deteksi dini dan pengendalian hipertensi di masyarakat. Penelitian ini menggunakan desain Community-Based Participatory Research (CBPR) dengan sampel sebanyak 48 orang yang dipilih melalui purposive sampling. Analisis masalah menggunakan diagram Fishbone dan matriks USG, sedangkan strategi intervensi dirumuskan melalui analisis SWOT. Hasil penelitian menunjukkan bahwa intervensi yang berfokus pada edukasi pembatasan natrium harian menggunakan alat bantu sendok takar garam, serta demonstrasi pembuatan minuman dan hotpack jahe merah sebagai terapi komplementer, berjalan efektif. Tingkat partisipasi masyarakat mencapai 87,50%, yang menunjukkan akseptabilitas tinggi terhadap program intervensi berbasis pemberdayaan lokal ini. Implikasi dari penelitian ini menegaskan pentingnya modifikasi perilaku harian melalui alat bantu sederhana yang didukung oleh pemberdayaan kader lokal. Pemantauan tekanan darah secara berkala oleh tenaga kesehatan dan kader sangat disarankan untuk menjaga keberlanjutan program.
References
Dinas Kesehatan Kota Banjar. (2023). PROFIL KESEHATAN DINAS KESEHATAN KOTA BANJAR 2023.
Fatmawati, I., Arini, F. A., Wahyuningsih, U., Riode, C. P., & Larasati, M. P. (2025). Analisis Determinan Kejadian Peningkatan Tekanan Darah pada Siswa-Siswi di Sekolah Menengah Wilayah Jakarta Selatan. Amerta Nutrition, 9(1), 281–290. https://doi.org/10.20473/amnt.v9i1SP.2025.28
Gintin, A., Barus, M., & Marpaung, P. V. (2026). HUBUNGAN AKTIVITAS FISIK DENGAN KEJADIAN HIPERTENSI PADA LANSIA. Jurnal Penelitian Perawat Profesional, 8, 345–354.
Hadi, H., & Iswahyudi, A. (2021). Buku Digital - Dasar Ilmu Kesehatan Masyarakat (Issue February).
Handayani, S. O., Sudesty, S. P., & Bilqis, K. F. (2026). Aksis Stres Oksidatif-Inflamasi pada Penyakit Terkait Rokok: Mekanisme Molekuler dan Implikasi Klinis. Jurnal Kesehatan Dan Agromedicine, 13(1), 109–118.
Kemenkes RI. (2024). Pedoman Pengendalian Hipertensi Di Fasilitas Kesehatan Tingkat Pertama. https://diskes.badungkab.go.id/storage/diskes/file/Buku Pedoman Hipertensi 2024.pdf
Khasanah, M. (2024). PENGARUH TERAPI RELAKSASI OTOT PROGRESIF TERHADAP PENURUNAN TEKANAN DARAH PADA LANSIA DENGAN HIPERTENSI Muftikhatul. Jurnal Penelitian Perawat Profesional, 6(13), 2053–2058.
Khumaeroh, A., & Fauzia, W. (2024). INDEKS MASSA TUBUH (IMT) DAN AKTIVITAS FISIK SEBAGAI FAKTOR RISIKO KEJADIAN HIPERTENSI. Journal of Telenursing (JOTING), 6, 2139–2146.
Kusnul, Z., & Nugroho, C. (2025). PENINGKATAN KESEHATAN REMAJA MELALUI EDUKASI PENCEGAHAN PENYAKIT MENULAR DENGAN PEMBATASAN KONSUMSI GULA, GARAM DAN LEMAK. Jurnal Abdimas Pamenang - JAP, 3(1), 84–90.
SKI. (2023). Survei Kesehatan Indonesia Dalam Angka Dalam Angka. In Kota Kediri Dalam Angka.
Suprapto, S. I., Nuryanto, I. K., & Wisnawa, I. N. D. (2025). UPAYA PENINGKATAN PENGETAHUAN DAN KEPATUHAN PENGOBATAN PASIEN HIPERTENSI UNTUK MENGONTROL TEKANAN DARAH. JAI: Jurnal Abdimas ITEKES Bali Institut Teknologi Dan Kesehatan (ITEKES) Bali, 5(1), 45–51.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 JURNAL AKADEMIK PENGABDIAN MASYARAKAT

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.










